MyLikes widget

penyebab krisis global

Akar Krisis Keuangan Global: DOC
Jenis Berkas: Microsoft Word
penyebab krisis global adalah kepincangan sektor moneter (keuangan)dan sektor riel yang dalam Islam dikategorikan dengan riba. Sektor keuangan berkembang cepat melepaskan dan meninggalkan jauh sektor riel. Dalam menganalisa penyebab utama timbulnya krisis Global tersebut, banyak yang berkonklusi bahwa kerapuhan fundamental ekonomi (fundamental economic fragility) adalah merupakan penyebab utama munculnya krisis ekonomi.

Ini dengan jelas menunjukkan bahwa defisit neraca pembayaran (deficit balance of payment), beban hutang luar negeri (foreign debt-burden) yang membengkak--terutama sekali hutang jangka pendek, investasi yang tidak efisien (inefficient investment),dan banyak indikator ekonomi lainnya telah berperan aktif dalam mengundang munculnya krisis ekonomi.


Kronologi terjadinya krisis global: DOC
Jenis Berkas: Microsoft Word
Krisis ekonomi yang terjadi di Amerika Serikat sekarang bukan lagi menjadi derita Amerika Serikat saja. Krisis yang bermula pada macetnya kredit perumahan itu kini mulai terasa akibatnya berupa perlambatan ekonomi di negara lain. Negara-negara di Eropa dan Asia menjadi yang negara yang pasti terkena dampak krisis global ini. Indonesia menjadi salah satu negara yang mulai merasakan dampak krisis global ini. Sebelum membahas mengenai dampak yang terjadi di Indonesia, kita perlu mengetahui kronologi Penyebab terjadinya krisis ekonomi yang bermula dari krisis ekonomi di Amerika Serikat.

Kemacetan kredit hanyalah alasan kedua adanya krisis global. Krisis global yang terjadi belakangan ini merupakan buah keteledoran sistem ekonomi Amerika Serikat yang terlalu tergantung dengan mekanisme pasar dan berdampak pada negara-negara lain termasuk Indonesia. Untuk itu diperlukan perubahan sistem ekonomi pada Amerika Serikat.


Krisis Global dan Etika Global: DOC
Jenis Berkas: Microsoft Word
Jauh-jauh hari teori tangan siluman Adam Smith itu sesungguhnya telah ditentang oleh Joseph Stiglitz, “tangan siluman sering kali tidak kelihatan karena memang tidak ada”. Penyebab Krisis ekonomi yang bermula dari krisis keuangan global, sebuah krisis yang lahir karena eksploitasi kerakusan manusia telah membuktikan bahwa tangan siluman itu memang tidak ada, paling tidak tangan siluman yang diyakini Adam Smith itu tak mampu mengekang eksploitasi kerakusan manusia. Tanpa ada konsensus bersama yang menjadi landasan etika bisnis global, ekonomi global hanya akan menguntungkan individu atau komunitas tertentu saja, yakni, mereka yang gemar melayani napsu keserakahan.

Tangan siluman bukannya mengatur pasar, sebaliknya telah memporakporandakan pasar yang mestinya dijaga dengan hati-hati. Tergiur oleh kompensasi yang tinggi diciptakanlah produk keuangan, Mortgage Loan: Prime, sub-prime (produk KPR), dan oleh rekayasa yang canggih, mentransform surat hutang BB dan unrated, berisiko tinggi menjadi rating AAA atau Aaa (investment grade) menjadi berisiko rendah, akibatnya terjadilah kredit macet yang kemudian melahirkan krisis financial di Amerika, menjalar kenegara-negara maju, dan kemudian Menjadi Penyebab krisis keuangan global.


Jangan Rusak Ekologi Demi Perekonomian: DOC
Jenis Berkas: Microsoft Word
Bukan hanya krisis global yang kita hadapi, tapi juga Indonesia mengalami krisis ekologi saat ini. Banjir besar dan kekeringan hampir merata terjadi setiap tahun di seluruh wilayah Indonesia. Untuk itu, faktor krisis global dan krisis ekologi harus menjadi perhatian serius dalam penetapan target pertumbuhan ekonomi.

Pertumbuhan 2006-2007 itu, papar Elfian, ditopang oleh lebih dari 40% lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan antara 5 hingga hampir 10% per tahun. Dalam dua tahun ke depan, pertumbuhan 6% tersebut diperkirakan tidak bisa dipertahankan lagi, antara lain penyebabnya krisis global.


Kebijakan Penanggulangan Dampak Negatif Krisis: DOC
Jenis Berkas: Microsoft Word
Berkaitan dengan antisipasi dampak krisis keuangan global, Menko Sri Mulyani menjelaskan bahwa Pemerintah telah melakukan respon yang cepat bukan hanya untuk meredam dampak krisis global, tetapi juga mempersiapkan fondasi yang lebih kuat untuk mempercepat laju pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dalam jangka menengah. Oleh karena itu kebijakan pemerintah tahun 2008 dan 2009 bukan hanya sekedar mengatasi masalah jangka pendek tetapi juga bertujuan meletakkan dasar-dasar yang lebih kuat dan memperkokoh sendi-sendi perekonomian nasional.

Untuk meningkatkan daya tahan sektor finansial menghadapi krisis global, maka menyusul serangkaian langkah yang telah dilaksanakan pada tahun 2008, Pemerintah akan terus memprioritaskan upaya menjaga stabilitas keuangan disamping melanjutkan kebijakan reformasi sektor keuangan. Langkah memperkuat mekanisme koordinasi sektor keuangan.

0 komentar:

Poskan Komentar